You are here:-Tag:motivasi

FIRASAT

Ketika perang dunia kedua meletus tahun 1942, Soekarno meramalkan bahwa kawasan pasifik pasti akan menjadi medan tempur yang sengit. Semua pihak pasti lelah. Belanda dan Jepang pasti tidak akan mampu mengurus tanah jajahannya. Dan, inilah kesempatan untuk merdeka. Tahun 1945, Soekarno memproklamasikan kemerdekaan Indonesia, dan Bangsa Indonesia pun menobatkannya sebagai pahlawan nasional. Menjelang setiap momentum

By | October 22nd, 2017|Categories: ARTIKEL, Motivasi dan Inspirasi|Tags: , , , , , , , , |0 Comments

SYUBHAT MIMPI

Buku-buku motivasi dan pengembangan kepribadian selalu mendoktrin kita: Mulailah dari mimpi, karena kebesaran selalu bermula dari sana. Kalimat itu telah menjadi ‘sabda’ yang diriwayatkan oleh para motivator dan inovator dalam berbagai pelatihan manajemen, mereka seperti menemukan sumber energi bagi kemajuan mereka. Adakah yang salah dengan kalimat itu? Tidak juga! Akan tetapi, kalimat itu menyimpan sebuah

By | October 21st, 2017|Categories: ARTIKEL, Motivasi dan Inspirasi|Tags: , , , , , , , , , , , , , |0 Comments

KESALAHAN

Sebagai manusia, setiap pahlawan pasti pernah dan akan selalu pernah melakukan kesalahan. Dalam diri mereka, bukan cuma ada nalar dan nurani, tetapi juga naluri. Dalam diri mereka, tidak hanya ada akal dan iman, namun juga ada syahwat. Mereka bukan hanya memiliki kekuatan, namun juga kelemahan. Mereka tidak menjadi malaikat  manakala mereka menjadi pahlawan; mereka hanya

MUSIBAH

Seperti juga kegagalan, ada bentuk lain dari rintangan yang menghadang seorang pahlawan, Musibah. Yang dimaksud musibah di sini adalah semua bencana yang menimpa seseorang yang mempengaruhi seluruh kepribadiannya dan juga jalan hidupnya. Misalnya, kematian orang terdekat seperti yang dialami Rasulullah saw saat meninggalnya Khadijah ra dan Abu Thalib. Yang sangat berat dari musibah-musibah itu adalah

KEGAGALAN

Jangan pernah menyangka bahwa seorang pahlawan selalu meraih prestasi-prestasinya dengan mulus, atau bahkan tidak penah mengenal kegagalan. Kesulitan-kesulitan adalah rintangan yang diciptakan oleh sejarah dalam perjalanan menuju kepahlawanan. Karena itu, peluang kegagalan sama besarnya dengan peluang keberhasilan. “Kalau bukan karena kesulitan, maka semua orang aka jadi pahlawan,” kata seorang penyair arab, Al-Muntanabbi. Membebaskan konstantinopel bukanlah

DI BALIK KEHARUMAN

Nama para pahlawan mukmin sejati senantiasa harum sepanjang sejarah. Akan tetapi, hanya sedikit orang yang mengetahui berapa besar pajak yang telah mereka bayar untuk keharuman itu. Masyarakat manusia pada umumnya selalu mempunyai dua sikap terhadap keharuman itu. Pertama, mereka biasanya akan mengagumi para pahlawan itu, bahkan terkadang sampai pada tingkat pendewaan. Kedua, mereka akan merasa

DETERMINASI SOSIAL

Kita memang tidak punya pilihan di depan takdir Allah SWT yang bersifat seperti ini; kita dilahirkan di atas tanah apa, pada zaman apa, dari etnis mana, dan pada situasi seperti apa. Itulah nasib yang tidak mungkin diubah. Kumulasi dari itu semua yang selanjutnya kita sebut lingkungan. Para ahli pendidikan kemudian memberikan porsi yang sangat besar

SAHABAT SANG PAHLAWAN

Anda harus waspada dan berhati-hati! Sebab, di sini ada jebakan kepahlawanan yang sering menipu banyak orang. Sahabat para pahlawan belum tentu juga pahlawan. Inilah tipuannya. Para pahlawan mungkin tidak tertipu, tetapi orang-orang yang bersahabat dengan pahlawanlah yang lebih sering tertipu. Dalam lingkungan pergaulan, para pahlwan adalah parfum. Apabila berada di tengah kerumunan, maka semua orang

KESEMPURNAAN

“Tidak ada manusia yang sempurna. Memang itulah kenyataannya. Akan tetapi, pada waktu yang sama kita juga diperintahkan untuk berusaha menjadi sempurna. Atau, setidaknya mendekati kesempurnaan. Inilah masalahnya. Adakah kesalahan dalam perintah itu? Tidak! Namun, mengapa kita diperintahkan melakukan sesuatu yang tidak mungkin menjadi kenyataan? Jawabannya adalah kesempurnaan itu relatif. Ukuran kesempurnaan adalah batas maksimum dari

KEUNIKAN

Orang-orang menjadi pahlawan karena ia mempunyai bakat kepahlawanan dalam dirinya dan karena bakat itu menemukan lingkungan yang memicu pertumbuhannya, kemudian menemukan momentum historis yang menjadikannya abadi. Setiap orang datang membawa bakat yang berbeda, kemudian menemukan lingkungan yang berbeda, dan kemudian menemukan momentum historis yang berbeda. Betapa banyak orang yang berbakat yang tidak menjadi pahlawan, karena

By | September 12th, 2017|Categories: ARTIKEL, Motivasi dan Inspirasi|Tags: , , , , , , , , , , , |0 Comments